Tampilkan postingan dengan label 5. Jalan rel dalam berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 5. Jalan rel dalam berita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Mei 2015

SKILU bukan SIKILKU!

Lho apa itu Skilu? ya sepintas orang dengar memang Sikilku (kaki ku), istilah ini harus dimengerti oleh orang yang bekerja di jalan rel, kenapa? karena inilah dasar dari penyakit di jalan rel, bener SKILU memang penyakit, mayoritas kejadian ANJLOK kereta bisa disebabkan faktor ini, dan skilu ini bisa menjadi penyakit kronis bila terjadi di titik-titik rawan jalan rel, seperti perlintasan, wesel, jembatan, sambungan rel dan lengkung, terutama lengkung peralihan.

Jumat, 24 April 2015

Wah Jalan Keretanya Berlobang

Judulnya aneh, ya ketika saya naik kereta api jurusan Semarang - Surabaya berberapa bulan lalu, memang sepanjang perjalanan sedang banyak kegiatan perbaikan jalan rel, sehingga kenyamanan perjalanan kereta juga agak terganggu, tampaknya hal ini yang mempengaruhi celotehan ibu tua yang duduk persis di samping saya. mendengar kata2 ibu itu otomatis pikiran teknik saya langsung ngelantur, jalan rel berlobang, kaya jalan raya saja.
tapi ibu itu nggak salah kok, lho jadi jalan rel bisa berlobang kaya di jalan raya?.....Benar jalan rel juga bisa berlobang, tapi ya tidak seperti di jalan raya donk, kalau kita lihat jalan rel itu terbuat dari besi baja, bahkan roda kereta pun juga terbuat dari besi..

Ada Pocong Nganjlokin Kereta Api


Wah judulnya ngeri amat ya? tapi cerita ini benar  dan berkembang di masyarakat sekitar lokasi pekerjaan saya pada waktu itu. pada awal bekerja di jalan rel, kebetulan saya ditugas kan di daerah karangsari Purwokerto, daerah sisi barat purwokerto yang terletak dibawah kaki gunung Slamet, tempatnya sih bagus, dari kejauhan kita bisa lihat Air terjun besar Cipendok yang keren banget,

Ketika menginjak lokasi pekerjaan...dan survey awal lokasi, wah jalan rel disini keliatannya seperti habis tripping gedek2, lha bagaimana tidak, lintasannya saja meliuk2 kaya ular, tapi inilah tantangan baru, maklum waktu itu kita cuma prajurit
yang baru turun gunung jadi istilahnya masih idealis dan sok tau. singkat cerita, sebelum memulai pekerjan ada standar yang harus dilaksanakan pada awal pekerjaan, diantaranya survey lokasi, survey lokasi ini untuk menyesuaikan gambar yang didapat dengan kondisi lapangan sebenarnya, selain itu juga mencari titik2 rawan dilokasi pekerjaan.