Jalan Rel pertama di Indonesia dibangun oleh perusahaan
swasta Belanda bernama NIS ( Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij)
yaitu dimulai dari Semarang menuju ke arah solo dan Jogjakarta, bagian pertama
dari pembangunan jalur tersebut diresmikan pada tanggal 10 agustus 1867 yang
menghubungkan Semarang dan desa Tanggung sepanjang 25 kilometer dengan lebar
spoor 1435 mm, dan pembangunan sesuai rencana hingga Yogyakarta akhirnya dapat
diselesaikan pada 10 Juni 1872.